HUTAN WAKAF

INISIATIF KONSERVASI

Pendekatan pemulihan ekosistem, dengan memberi bidang perioritas pada konservasi langsung, membebaskan lahan kritis dan membangun hutan di atasnya, dimana kami mewujudkan perubahan nyata.

VISIONER DAN FUTURISTIK

“MENJAMIN TERSEDIANYA SUMBER DAYA HUTAN BAGI GENERASI DI MASA DEPAN.”

IKRAR HUTAN WAKAF

“Mewakafkan tanah untuk kepentingan hutan konservasi yang berfungsi sebagai kawasan perlindungan Daerah Aliran Sungai, sebagai tempat hidup satwa liar, sebagai sumber plasma nutfah dan sebagai arboretum berbagai tumbuhan endemik Aceh.

Hutan ini dihajatkan untuk kepentingan orang banyak sebagai penyedia jasa lingkungan, sumber keanekaragaman hayati dan arboretum.

Hutan ini merupakan amanah dalam upaya melestarikan keanekaragaman flora dan fauna, khususnya di Aceh untuk tujuan kemaslahatan segala makhluk ciptaan Allah Subhanahu wa ta’ala dan dalam upaya mempertahankan jasa mereka dalam menjaga keseimbangan ekosistem.

Adapun pengelolaan Hutan Wakaf ini dapat dimanfaatkan seluas-luasnya untuk tujuan yang berdampak pada pemanfaatan dan pembelajaran tentang ekologi, ekonomi dan fungsi-fungsi sosial yang luas.

Tujuan-tujuan tersebut haruslah mempunyai maslahat dan manfaat bagi masyarakat luas tanpa mengubah fungsi konservasi dan bentang alam lahan yang diwakafkan ini.”

Food forest

conference

Di tengah krisis iklim yang semakin nyata, kebakaran hutan, banjir, hilangnya spesies, dan kerusakan bentang alam yang terus berlangsung, komunitas kecil dari Aceh membawa pesan sederhana.

Media Partner

Percakapan tentang hutan akhirnya menemukan jalannya sendiri. Bukan melalui pidato panjang tentang karbon, bukan pula…

Baca Lebih Lanjut
FAMILY GATHERING

cAMPING GROUND

Camping Ground Hutan Wakaf menjadi aset yang membawa manfaat sosial dan pelestarian lingkungan dalam jangka panjang.

Kami membangun hutan, restorasi lanskap kritis, perlindungan sumber air, dan konservasi berbasis komunitas untuk memulihkan hubungan manusia dengan alam secara adil dan berkelanjutan.

Melalui pendidikan eksperiensial berbasis alam dan komunitas, kami melahirkan kader muda yang memiliki kesadaran ekologis, etika lingkungan, serta kemampuan kolaboratif menghadapi krisis di masa depan.

Kami menghubungkan komunitas, universitas, sekolah, seniman, pemerintah, swasta dan jaringan internasional untuk menciptakan solusi konservasi yang menggabungkan pengetahuan lokal, spiritualitas, dan sains ekologis.

Kampanye Publik

Media Partner

Di tengah dunia yang bergerak terlalu cepat, barangkali hutan membutuhkan lebih banyak suara. Dan suara-suara itu, cepat atau lambat, membutuhkan media untuk sampai kepada publik.

Mungkin memang tidak semua orang akan masuk hutan. Tidak semua orang menanam pohon. Tetapi setiap orang, cepat atau lambat, akan merasakan akibat ketika hutan hilang: banjir yang datang lebih deras, udara yang semakin panas, dan sumber air yang mengering diam-diam.

Dewan STRATEGIS

Leaders

“Kami membangun skenario dan ide-ide, mengidentifikasi peluang strategis dan mengamankan dukungan untuk kegiatan kolaboratif.” – Inisiator.
Afrizal Akmal
“Kami mengembangkan hubungan masyarakat internasional, mempromosikan inisiatif konservasi dan peluang wakaf jaringan global.” – Inisiator.
Azhar
“Kami berkoordinasi dan memastikan seluruh kegiatan dan pencapaian tujuan, serta mewakili komunitas dalam berbagai kegiatan.” – Ketua.
Abdul Qudus
“Kami mengelola korespondensi, kearsipan, mendukung tugas operasional dan administratif.” – Sekretaris.
Firman HAdi
Dara Adila

Direktur Program

Ahmad Fitri Annahar

Direktur Fundraising

Fachruddin m. Mangunjaya

Representatif Internasional

Sejak 2012 hingga 2025. Komunitas Hutan Wakaf telah menyediakan lahan seluas 6 Hektar dari penggalangan dana publik, dan telah dibangun hutan di atasnya.

Prasasti Ikrar Hutan Wakaf dan nama-nama Pewakif.
Akte Ikrar Wakaf (AIW), (Formal Document) KUA.
Sertifikat Hutan Wakaf, (Formal Document) BPN.
Saung Literasi.
MENGAPA HUTAN WAKAF?

“REFLEKSI PESAN KEARIFAN LINGKUNGAN, SADAQAH JARIYAH, KONSERVASI DAN ASPEK RAHMATAN LIL ‘ALAMIN.”

CIVIL SOCIETY

MAJELIS PERADABAN