Chief Editor/Content Director

Ajang Food Forest Forum

Di sebuah forum internasional di Kampar, Perak, Malaysia, gagasan tentang hutan tidak dibicarakan semata sebagai sumber kayu, angka produksi, atau proyek ekonomi hijau. Ia dibicarakan sebagai amanah. Sebagai ruang moral. Sebagai cara manusia menjaga hubungan dengan bumi. Di forum itulah komunitas IKHW.org — Inisiatif Konservasi Hutan Wakaf dari Aceh — memperkenalkan model Hutan Wakaf kepada […]

Ajang Food Forest Forum Read More »

Membaca Ulang Relasi Manusia dan Alam

Ruang kuliah siang itu dipenuhi mahasiswa. Sebagian duduk bersandar sambil membuka laptop, sebagian lain memegang buku catatan. Di layar depan ruangan terpampang tema yang terdengar sederhana, tetapi menyimpan pertanyaan besar: Etika Lingkungan dan Masa Depan Peradaban. Namun kuliah umum yang berlangsung di Universitas Syiah Kuala (USK) Darussalam, Banda Aceh itu segera terasa berbeda ketika Afrizal

Membaca Ulang Relasi Manusia dan Alam Read More »

Narasi Pengembangan Inisiatif Konservasi Hutan Wakaf

1. Visi–Misi Visi inisiatif Konservasi Hutan Wakaf—jika dibaca sebagai niat panjang, bukan sekadar pernyataan formal—berangkat dari satu keyakinan mendasar: hutan bukan objek eksploitasi, melainkan amanah peradaban. Ia menempatkan manusia bukan sebagai pemilik alam, tetapi sebagai penjaga sementara yang bertanggung jawab secara moral, ekologis, dan spiritual. Misi Inisiatif konservasi ini bergerak di tiga poros utama: Dengan

Narasi Pengembangan Inisiatif Konservasi Hutan Wakaf Read More »

Sobat Bumi USK Berkontribusi Pulihkan Lingkungan

Aceh Besar — Sobat Bumi Universitas Syiah Kuala (USK), komunitas penerima Beasiswa Sobat Bumi binaan Pertamina Foundation, melaksanakan Aksi Sobat Bumi Jilid 2 di kawasan Hutan Wakaf Jantho, Aceh Besar. Kegiatan ini difokuskan pada penanaman pohon dan edukasi lingkungan sebagai bentuk kontribusi nyata generasi muda dalam pemulihan ekosistem hutan. Aksi tanam pohon dilaksanakan pada 3

Sobat Bumi USK Berkontribusi Pulihkan Lingkungan Read More »

Dari Aceh untuk Masa Depan Konservasi Asia Tenggara

Di tengah krisis ekologis yang kian mengglobal, Hutan Wakaf Jantho kembali menegaskan posisinya bukan sekadar sebagai kawasan konservasi berbasis keagamaan, tetapi juga sebagai ruang belajar dunia. Pada awal Januari 2026, sebuah surat resmi tiba dari Malaysia—datang dari seorang kandidat doktoral Universitas Nottingham Malaysia—yang menjadikan Hutan Wakaf Jantho sebagai jantung penelitiannya. Rosmidzatul Azila binti Mat Yamin, mahasiswa

Dari Aceh untuk Masa Depan Konservasi Asia Tenggara Read More »

Agroforestri Hutan Wakaf

Menyelamatkan Daerah Tangkapan Air, Menumbuhkan Harapan Baru Di lembah dan perbukitan Jantho serta Seulimum, Aceh Besar, Inisiatif Konservasi Hutan Wakaf (IKHW) memulai langkah baru: membangun proyek percontohan agroforestri di atas lahan wakaf seluas enam hektar.Langkah ini bukan sekadar menanam pohon, tetapi menumbuhkan sistem kehidupan — tempat manusia, pohon, tanah, dan air kembali saling menyokong. Agroforestri

Agroforestri Hutan Wakaf Read More »

HW – SMART

1. Dasar Konseptual & Latar Belakang IKHW didirikan sejak 2012 sebagai upaya merespons konversi hutan yang massif, khususnya di wilayah Jantho, yang memiliki lahan kritis dengan potensi besar dalam aspek ekologi, hidrologi, dan ekonomi masa depan . Sejak penggalangan dana kecil, saat ini IKHW berhasil memperoleh dan membangun hutan seluas 6 hektar . Hutan Wakaf

HW – SMART Read More »

Percakapan Manusia dan Alam

Mungkin, yang lebih penting dari sekadar menanam pohon adalah menanam kesadaran. Komunitas Inisiatif Konservasi Hutan Wakaf mengerti itu. Mereka bukan hanya menyusun peta lahan atau mengukur luas wilayah yang bisa dihutankan kembali, melainkan juga merawat gagasan bahwa alam memiliki nilai intrinsiknya sendiri: sebuah harga yang tidak bisa ditimbang oleh pasar, tidak bisa dihitung oleh timbangan

Percakapan Manusia dan Alam Read More »

Menanam Makna

Ada satu hal yang membuat sebuah komunitas berbeda dari sekadar kumpulan orang: keyakinan pada tujuan. Keyakinan itu bukan sekadar cita-cita yang dikibarkan seperti spanduk, melainkan visi yang dijalani, ditopang oleh disiplin dan keberanian. Itulah yang dikerjakan oleh Komunitas Inisiatif Konservasi Hutan Wakaf di Aceh. Mereka tidak lahir dari mimpi yang mengawang. Mereka tumbuh dari kenyataan

Menanam Makna Read More »

ingatan kolektif

Ada sesuatu yang abstrak, tapi nyata. Inisiatif konservasi yang lahir dari sebuah ide sederhana—mewakafkan tanah untuk dijadikan hutan—berdiri justru di wilayah antara rasionalitas ekologi dan misteri keyakinan. Konsepnya terang: ekosistem yang rusak mesti dipulihkan. Lahan kritis harus dibebaskan, pohon ditanam, tutupan hutan dikembalikan. Sebuah kerja nyata yang menuntut disiplin dan tenaga. Namun di atas fondasi

ingatan kolektif Read More »