Roadshow: Merawat Percakapan

Di tengah dunia yang semakin sibuk dengan komunikasi digital, pertemuan langsung tetap memiliki makna yang tidak tergantikan. Karena itu, roadshow menjadi bagian penting dalam perjalanan gerakan Inisiatif Konservasi Hutan Wakaf (IKHW): menghadirkan percakapan, mendengar, dan membangun hubungan yang tumbuh dari kedekatan nyata.

Selasa, 12 Mei 2026, tim IKHW melaksanakan roadshow ke Kabupaten Pidie Jaya, Aceh. Kegiatan ini menjadi ruang silaturahmi sekaligus diskusi bersama tokoh masyarakat, pelaku usaha lokal, dan komunitas setempat mengenai lingkungan hidup, konservasi lanskap, serta masa depan desa yang berkelanjutan.

Salah satu titik kunjungan berlangsung di Bandar Baru bersama Irwan Ibrahim, pemilik Socolatte, usaha cokelat lokal yang mengembangkan kakao dari petani setempat menjadi produk bernilai tambah. Dalam suasana yang hangat dan sederhana, percakapan berkembang dari isu pertanian rakyat hingga hubungan antara ekonomi lokal dan kelestarian lingkungan.

Bagi IKHW, roadshow bukan sekadar agenda perjalanan komunitas. Ia adalah upaya membangun keterhubungan. Sebab konservasi tidak dapat berjalan sendiri di ruang konsep dan wacana. Ia membutuhkan perjumpaan, kolaborasi, dan kehadiran langsung di tengah masyarakat.

Direktur Program IKHW, Dara Adila, menyampaikan bahwa roadshow menjadi salah satu cara mempertemukan gagasan dengan realitas lapangan.

“Secara keseluruhan, roadshow merupakan alat strategis yang mengubah teori menjadi dampak dunia nyata melalui keterlibatan langsung dan partisipasi aktif komunitas,” ujarnya.

Melalui roadshow, IKHW ingin terus membuka ruang belajar bersama tentang pentingnya menjaga hutan, sumber air, dan bentang alam sebagai bagian dari kehidupan masyarakat. Pendekatan ini juga menjadi bagian dari pengembangan konsep hutan wakaf; sebuah ikhtiar menjadikan lahan wakaf tidak hanya bernilai sosial-keagamaan, tetapi juga berfungsi sebagai ruang konservasi, pendidikan lingkungan, dan penguatan masa depan ekologis.

Karena pada akhirnya, perubahan sering kali tidak dimulai dari sesuatu yang besar. Ia tumbuh dari percakapan-percakapan kecil, dari hubungan yang dijaga, dan dari kesediaan untuk hadir bersama komunitas setempat.

ikhw.org

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *